Tips

Atasi Mabuk Kendaraan di Kereta Api dengan Tujuh Cara Ini

Kereta api memang semakin menjadi primadona masyarakat yang akan melakukan perjalanan, terutama untuk jarak menengah dan jauh. Selain biayanya yang ramah di kantong, fasilitasnya pun kini semakin baik.

Kendati begitu, sama seperti bepergian dengan kendaraan apa pun, mabuk kendaraan juga mungkin terjadi selama perjalanan menggunakan deretan gerbong bermesin ini. Nah, untuk menghindari dan mengatasinya, tujuh tips berikut ini bisa Anda terapkan.

  1. Hindari bepergian dalam kondisi perut kosong
Hindari Perut Kosong – ptequityworldfuturesnews.weebly.com

Hal paling utama yang harus Anda lakukan adalah mengisi perut sebelum perjalanan. Tidak hanya di kereta api, bepergian dengan kendaraan pribadi, kapal laut, atau pesawat pun juga sama berisikonya jika dalam kondisi perut kosong.

Keadaan perut yang kosong—apalagi jika Anda melakukan perjalanan yang jauh dan memakan waktu lama—akan memicu produksi asam lambung yang berlebih. Efek sampingnya, tentu saja Anda akan merasa mual dan ingin muntah.

Biasakan untuk makan dalam porsi sedang terlebih dahulu sebelum memulai perjalanan. Selain itu, untuk berjaga-jaga, Anda juga bisa membawa makanan sendiri untuk dikonsumsi di jalan. Pilih pula makanan yang tidak akan menimbulkan efek tidak nyaman pada tubuh. Terutama jika Anda sudah terlanjur mual, hindari mengonsumsi makanan yang berminyak, bersantan, mengandung ragi seperti roti, susu, dan cokelat.

  1. Pilih tempat duduk dengan arah hadap sesuai laju kereta
Pilih tempat duduk yang Searah – ikon-transport.biz

Secara default, tempat duduk untuk kelas bisnis dan eksekutif pada kereta api memang menghadap ke depan alias searah dengan laju kereta. Namun tidak demikian jika Anda berada di kelas ekonomi. Kelas ini menyediakan kursi yang saling berhadapan. Jika sedang tidak beruntung, bisa jadi Anda mendapatkan kursi dengan arah berkebalikan dengan laju kereta.

Meski demikian, hal ini dapat disiasati. Saat memesan tiket kereta api, pilihlah kursi yang menghadap ke arah depan. Ketika melakukan reservasi di Traveloka misalnya, Anda akan diberikan pilihan kursi yang ingin ditempati. Tentu saja, semakin awal Anda melakukan pemesanan, semakin banyak pilihan kursi yang tersedia.

  1. Dapatkan kursi di bagian tengah gerbong
Dapatkan kursi di bagian tengah gerbong – blog.reservasi.com

Kursi-kursi yang berada di sisi ujung (depan dan belakang) gerbong memiliki getaran yang lebih besar dibandingkan kursi-kursi yang berada di bagian tengah. Semakin sering tubuh Anda bergoyang, semakin besar kemungkinan Anda akan merasa pusing dan mual.

Baca juga : Lokasi Bukit Jamur Ciwidey Yang Hits di Instagram

Seperti di poin kedua, Anda bisa mengantisipasi terjadinya mabuk saat melakukan perjalanan menggunakan kereta api dengan sedini mungkin memilih kursi. Tanpa datang langsung ke stasiun, kini Anda bisa pesan tiket di penjual resmi tiket kereta seperti Traveloka dan memilih kursi yang nyaman di mana pun dan kapan pun—sesegera mungkin.

  1. Minimalisasi penggunaan ponsel atau membaca
Minimalisasi penggunaan ponsel atau membaca – sticky.co.id

Anda tentu akan mengecek ponsel sesekali dalam perjalanan, baik untuk berkomunikasi maupun mencari hiburan. Hal ini sah-sah saja dilakukan.

Akan tetapi, hindari menatap layar ponsel terlalu lama. Hal ini justru akan meningkatkan ketidaksesuaian antara mata dan seluruh tubuh, yang berdampak pada semakin cepatnya Anda merasa pusing dan mual. Pun demikian dengan membaca buku. Mabuk kendaraan justru dipicu oleh konsentrasi terhadap objek visual yang ada di dalam kendaraan.

Untuk menghindarinya, Anda bisa melihat pemandangan dari balik jendela. Carilah titik terjauh dan stabil yang bisa Anda dapatkan alih-alih pada objek yang dekat. Cara ini akan membantu Anda dalam menjaga mata, telinga bagian dalam, dan saraf tetap terkendali. Selain itu, Anda juga bisa mendengarkan musik yang menenangkan atau berbicara dengan penumpang di sebelah.

  1. Tidurlah selama perjalanan
Tidurlah selama perjalanan – journeysn.wordpress.com

Di kereta, Anda dapat lebih banyak melakukan relaksasi dibandingkan menyopir kendaraan pribadi. Karena itulah, manfaatkan waktu Anda dengan tidur untuk meminimalisasi mabuk selama perjalanan.

Jika Anda memilih kereta api eksekutif, tentu tidur Anda akan menjadi lebih mudah. Selain mendapatkan kursi sendiri dengan dudukan dan sandaran yang lebih empuk seperti sofa, Anda juga bisa mengatur kemiringan sandaran punggung dan kepala. Sementara itu jika Anda memilih kelas ekonomi, tentu hal ini tidak dapat dilakukan.

Setidaknya, Anda bisa menyewa bantal yang disewakan pihak KAI untuk membuat tidur menjadi lebih nyaman. Bila memiliki bantal leher, pastikan Anda juga membawanya agar lebih hemat.

  1. Alihkan perhatian atau bermeditasi
Alihkan perhatian atau bermeditasi – phinemo.com

Kekuatan mindset sangat berpengaruh terhadap kondisi tubuh Anda. Bila Anda sudah mulai merasa pusing dan mual, segeralah mencari fokus baru yang dapat mengalihkan perhatian dari gejala mabuk perjalanan tersebut.

Seperti pada poin nomor empat, Anda bisa melihat cakrawala melalui jendela kereta, berbicara dan bermain dengan penumpang lain, mendengarkan musik relaksasi, dan hal-hal ringan semacam itu. Coba pula untuk melakukan meditasi ringan di kursi.

Anda tidak harus mengangkat dan menyilangkan kaki—cukup dengan buat posisi senyaman mungkin dengan posisi punggung tegak. Rilekskan bahu, tutup kedua mata Anda, tarik napas dalam-dalam dan embuskan dengan tenang dan panjang. Jagalah fokus pikiran tepat di titik tengah antara kedua alis mata.

  1. Konsumsi obat antimabuk atau sediakan penolong lainnya
Konsumsi obat anti mabuk – phinemo.com

Jika memang terpaksa atau memang sudah terbiasa menggunakan obat antimabuk, maka jangan lupakan penyelamat yang satu ini. Karena susah mendapatkannya di dalam kereta api, persiapkan obat antimabuk di dalam kantong atau tas Anda sebelum menaiki kereta.

Selain obat antimabuk, Anda mungkin juga akan terbantu dengan aroma terapi, minyak kayu putih, balsam, atau sejenisnya. Pastikan Anda membawa barang-barang ini untuk menyelamatkan diri sendiri—atau mungkin orang lain—selama perjalanan.

Selain tujuh hal tersebut, pastikan Anda juga menyiapkan air mineral. Pusing dan mual juga bisa ditekan dengan menenggak air mineral, sehingga  menambah kadar oksigen di dalam tubuh. Semoga bermanfaat!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *